Tahanan Kasus Narkoba Meningkat,Staf Ahli BNK Wajo Ajak Semua Elemen Tanggap dan Perangi Narkoba

SuaraOne Wajo Sulsel—-Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis MASSA dengan fungsi membantu pemerintah dalam hal penanganan dan penanggulangan terhadap penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika yang sudah menjadi fenomena di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut DPC GANN Kabupaten Wajo mengandeng BNK Wajo mengadakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di aula kantor kecamatan Keera,Kabupaten Wajo Kamis 1-Desember 2022.

Ketua DPC GAAN Kabupaten Wajo Andi Herlind Yulianti Indra mengatakan tujuan sosialisasi dimana membantu Pemerintah memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

“DPC GANN Wajo bersama BNK Wajo melakukan kegiatan penyuluhan gerakan aksi P4GN (Pencegahan,Pemberantasan
Penyalagunaaan dan Peredaran Gelap Narkotika ) sasaran sosialisasi terutana anak anak milenial,”jelas Andi Herlind saat ditemui di kantor kecamatan Keera 1/12/2022.

Dengan tema “Generasi Bangkit Tangguh dan Bersinar Bersama”.Mengajak seluruh istansi pemerintah kabupaten Wajo dan masyarakat menyikapi gerakan aksi P4GN.Jaga kampung kita dari bahaya penyalagunaan narkoba,jelanya lebih lanjut.

Sementara camat Keera Drs.Alvian Jaya saat membuka kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika menyampaikan sangat mensuport serta mendukung kegiatan
DPC GANN bersama BNK Wajo dalam rangka sosialisasi memberantas peredaran narkotika di kabupaten Wajo dan khususnya Kecamatan Keera ini.Marilah kita bersama-sama meningkatkan serta menghimbau kepada masyarakat akan bahaya Narkoba dan dampak Narkoba bagi masyarakat.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini memberi kita pengetahuan bahwasannya Narkoba bukanlah hal yang pantas untuk dicoba, dan juga kita harus mengedukasi para pelajar untuk menjauhi Narkoba apapun bentuknya,”terang Alvian.

Siapapun dan dari elemen apapun mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam memberantas peredaran gelap Narkoba.

“Saya harap, masyarakat terutama kepala desa dan lurah mengambil peran besar serta bersama-sama antisipasi pencegahan peredaran narkoba di wilayah kita ini,”tuturnya.

Hadir selaku pemateri staf ahli BNK Wajo Kompol (Purn) Suardi Kalasseng mengapresiasi Pemerintah Camat Keera atas meresponnya terhadap sosialisasi bahaya penyalagunaan narkoba bagi masyarakat khususnya generasi muda.

“Bersama tanggap narkoba,mari perangi narkoba.Tujuan kita sosialisasi,bagaimana memberi pemahaman kepada generasi kita bahwa sebelum terjerumus memakai narkoba pergaulannya harus menghindari lingkunganya,pemakai narkoba itu kita beri pemahaman untuk segera rehabilitasi dan meninggalkan barang haram tersebut.Dan bekas pemakai narkoba agar menghindari pemakai narkoba lagi,agar tidak terjerumus lagi,”jelas mantan Kapolsek Urban Pitumpanua.

Alhamdulillah,respon masyarakat terhadap sosialisasi narkoba ini sangat antusias,mereka bertanya terkait bahaya dan penanggulangan narkoba dan kami BNK beri pemahaman antusias dan jelas semuanya puas.

“Harapan kami kepada pemerintah kecamatan,semua desa dan kelurahan sesuai aturan arahan menteri dalam negeri akan dibentuk desa bersinar (desa bersih dari narkoba),”ujarnya.

Lanjut Suardi,karena kalau petugas yang kita mau harapkan berantas narkoba,bukan karena tidak mampunya.Tapi ini beratnya banyaknya barang dan pelaku-pelaku,kalau bukan bantuan dari masyarakat dan orang tua sendiri punya perang penting mengawasi anaknya untuk tidak memakai narkoba.

“Di Wajo kami sudah melakulan dua puluh kali melakukan sosialisasi narkoba,namun hasilnya belum mampu menyentuh sampai 50 % karena kami lihat kasus narkoba tahun 2021/2022 terus meningkat,”ungkap staf ahli BNK Wajo saat sosialisasi di Keera.

Di Rutan Senkang
,tahanan kasus narkoba sebanyak 227 orang,bandar 100 orang,kurirnya 120 dan pemakai 7 orang,ujarnya.

“Jadi selama masih banyak bandar dan kurirnya otomatis pemakainya banyak.Maka dari itu mari kita bersama sama polisi,BNK,GANN serta perang masyarakat bersama bergandengan tangan perangi narkoba.Karena omset narkoba itu bukan milyar tapi trilyunan,mari selamatkan generasi bangsa dari narkoba tutupnya.

Hadir pula Kapolsek Keera memberikan arahan melalui personilnya Aiptu Wahudin SH sangat merespon adanya kegiatan,sekaligus memberikan arahan kepada peserta tentang bahaya penyalahgunaan narkotika terutama anak anak milenial.

Hadir dalam kegiatan tersebut,Camat Keera Alvian Jaya,Staf Ahli BNK Wajo Kompol (pur) Suardi Kalasseng,Kapolsek Keera diwakili Aiptu Wahudin SH,Ketua PWI Wajo H.Rukman Nawawi,Kades dan Lurah Se-kecamatan Keera,5 orang perwakilan tiap desa dan kelurahan,perwakilan SMU 12 WAJO. Mahasiswa,LSM. (Whyu/editor B.busyairi)