Bekas Galian PAM Bandarmasih Sempat Dikeluhkan Masyarakat, Begini Kata PAM Bandarmasih

SuaraOne Banjarmasin Kalsel —- Sempat meramaikan pemberitaan sebelumnya terkait bekas galian jalan proyek pergantian PAM Bandarmasih, di Jalan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, Direksi buka suara.

Direktur Operasional (Dirops) PAM Bandarmasih, Edwarsyah menjelaskan, sebelum melakukan suatu proyek, pihak PAM Bandarmasih sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan proyek.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak PAM Bandarmasih akan menyampaikan terkait proyek tersebut, termasuk juga dampak kegiatan tersebut.

“Jadi ini sudah kita informasikan kepada masyarakat terkait proyek tersebut, dan terkait kondisi jalan saat ini merupakan konsekuensi yang harus dialami sementara itu,” jelas Edwarsyah.

“Namun dibalik itu, tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan PAM Bandarmasih kepada pelanggan, terutama yang ada di ujung-ujung jaringan, baik dari segi kualitas, kuantitas, dan juga kontinuitas,” sambungnya.

Kendati demikan, ucap Dirops, pihaknya juga tidak akan membiarkan kondisi jalan tersebut dalam kondisi yang tidak layak dilalui oleh para pengguna jalan.

“Pekerjaan ini harus kita selesaikan dengan baik, sesuai dengan standard yang sudah kita tetapkan,” ucap Dirops.

“Jadi sejauh ini proses pemasangan pipa tersebut sudah mencapai diangka 74% sampai dengan hari Selasa (28/11/2023) kemarin. Dalam proses proyek tersebutkan ada tahapan galian, ada timbunan, dan yang terakhir itu ada pengaspalan,” lanjutnya.

“Sampai saat ini kita jalan yang sudah aspal kembali itu sepanjang 350 Meter. Jadi ini pekerjaannya memang harus bertahap, karena ini segmen dalam suatu projek, karena proses pemadatannya itu tidak bisa langsung padat, jadi masih harus ada pemadatan alami, jadi kita tunggu hasil timbunannya benar-benar padat baru kita aspal kembali,” tambahnya.

Selain itu juga, papar Edwarsyah, dalam proses pengerjaan proyek kali ini pihaknya juga terkendala dengan masalah waktu kerjanya.

“Jadi kita juga dibatasi dengan waktu pelaksanaan, kita hanya diberikan waktu pengerjaan dimalam hari, yaitu mulai jam 10 malam sampai jam 5 pagi, dan tentunya ini juga menjadi kendala bagi proses pengerjaan proyek tersebut,” papar Edwarsyah.

“Namun PAM Bandarmasih tetap berkomitmen melakukan pergantian pipa dan juga pengaspalannya secepat mungkin, untuk menghindari kemacetan lalu lintas, dan juga keluhan dari masyarakat,” lanjutnya.

Terkait kondisi tersebut, ucap Dirops, sebelumnya pihaknya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, atas ketidaknyaman yang telah terjadi.

“Karena ini merupakan komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan kita kepada pelanggan, salah satunya dengan cara pergantian pipa ini. Oleh sebab itu, harap masyarakat bisa maklum ketidaknyamanan saat ini,” pungkasnya.
jhun*****